
Surakarta, 20 Oktober 2025 – Sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik antara Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (MIQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan, dua dosen MIQT UMS, yakni Dr. Andri Nirwana, M.Th.I., Ph.D. dan Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., berpartisipasi dalam The Qur’anic International Conference (Qur’anicons) 2025 yang digelar pada 25 September 2025.
Konferensi internasional ini mengangkat tema “The Study of the Qur’an on the Perspective of Natural Science and Social Humaniora” dan diikuti oleh akademisi, peneliti, serta praktisi dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud konkret kolaborasi antara MIQT UMS dan STIQSI Lamongan dalam memperkuat jejaring akademik dan pengembangan kajian Al-Qur’an di tingkat internasional.
Dr. Andri Nirwana, M.Th.I., Ph.D. – Keynote Speaker
Dalam forum ilmiah tersebut, Dr. Andri Nirwana, selaku Ketua Program Studi MIQT UMS, diundang sebagai Keynote Speaker dengan materi berjudul:
“The Study of the Qur’an on the Perspectives of ‘Ulum al-Tafsir.”
Beliau menekankan pentingnya ‘Ulum al-Tafsir sebagai landasan metodologis untuk memahami Al-Qur’an secara komprehensif dan kontekstual, serta perlunya integrasi antara kajian tafsir klasik dan ilmu pengetahuan modern.
Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I. – Peserta Qur’anicons 2025
Dr. Ainur Rha’in turut hadir sebagai peserta dalam konferensi tersebut, mengikuti sesi-sesi akademik dan diskusi ilmiah. Kehadiran beliau mendukung penguatan kerja sama akademik MIQT UMS dengan STIQSI Lamongan dan memperluas wawasan dalam pengembangan studi Al-Qur’an secara global.
Kehadiran kedua dosen MIQT UMS dalam Qur’anicons 2025 menegaskan komitmen prodi dalam memperkuat kolaborasi akademik serta berkontribusi dalam pengembangan studi tafsir dan Al-Qur’an di tingkat internasional.
Keluarga besar Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UMS menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kiprah keduanya, serta berharap kerja sama dengan STIQSI Lamongan dapat terus diperluas untuk meningkatkan kualitas akademik dan riset dosen maupun mahasiswa MIQT UMS.
